Advertisements

Video Adu Kencang New Sonic vs Jupiter MX Part 2 – Giliran New Sonic Membalas Gan!

Jupiter MX 151 cc vs New Sonic 150R

 Mas bro dan mbak sist sekalian, menyambung artikel sebelumnya tentang adu kencang new sonic vs jupiter mx (klik disini) yang mana hasilnya adalah jupiter mx menang tipis atas new sonic. Perlu diingat kembali untuk sesi pertama bro mifta selaku sang empunya nyemplak tungganganya sendiri yakni  jupiter mx yang sudah naik kubikasi menjadi 151 cc. Sementara itu kang angga punggawa warung ndeso94.com nyemplak new sonic yang statusnya masih standar. 

Disesi kedua ini mereka bertukar tunggangan, bro mifta nyemplak new sonic dan kang angga nyemplak jupiter mx. masih dari lokasi yang sama yakni area monumen simpang lima gumul mereka pun asyik beradu kencang. Untuk sesi kedua ini adu kencang di menangkan oleh new sonic yang di tunggangi bro mifta. Ada sekitar duo body motor new sonic meninggalkan jupiter Mx. Lebih jelasnya simak video berikut ini bro-sist.

Setelah mas bro dan mbak sist melihat video terlampir pasti timbul pertanyaan “Bagaimana bisa di sesi kedua sonic bisa menang dengan gap yang cukup jauh?” artian “jauh” dalam hal jangam sampai multi tafsir bro-sist. Perlu diingat dalam adu kebut lintasan lurus selisih jarak yang hanya satu roda ring 17″ saja bisa jadi koreksi besar-besaran para ahli tune up untuk untuk merevisi sang kuda besi. 

Dalam kasus adu kebut ini.. berdasarkan ilmu kira-kira kmt faktor utama adalah sang joki atau rider. Tentunya mengerucut ke bro mifta dan kang angga. 
Selain korider rider yang ada selisih tinggi badan dan berat badan. sebut saja selisih berat badan antara bro mifta dan kang angga 5 kilogram saja tentunya berdampak pada muntahan torsi serta power engine dari kedua tunggangan yang sedang di adu tersebut. 
Bro mifta yang terbiasa dengan tungangan ban cacing tentu akan lebih smooth mengontrol bukaan gas saat start sehingga meminimalisir ban melintir ataupun pun wheelie roda depan. Baru saat grid ban udah gigit selepas start, bukaan gas di betot bersinergi dengan perpindahan gigi. Alhasil waktu tempuh dapat dipangkas dan kecepatan lebih mudah didapat. Namun bukan tanpa kekurangan bro-sist.. tentunya bro mifta akan terasa canggung jika harus diajak adu kebut di lintasan yang meliuk-liuk. 
Berbeda karakter dengan kang angga punggawa warung ndeso94.com yang lebih tebiasa deng lintasan meliuk. Kang angga tentunya lebih mahir menjaga ritme torsi dan power tunggangan saat akselerasi maupun deselerasi melibas tikungan dengan kecepatan tinggi. Namun, Kang angga yang terbiasa dengan cornering dan lihai memainkan torsi serta power di rpm menengah dan tinggi tentunya akan keteteran jika diajak adu kebut lintasan lurus yang startnya dimulai dari motor berhenti. Ntah saat nyemplak new sonic maupun jupiter mx, selepas start kendaraan cenderung wheelie dan tentunya ini kurang baik untuk memangkas waktu jarak tempuh maupun meningkatkan kecepatan.

Advertisements
6 Comments

Leave a Reply