Amankah Busi Racing Dipakai Untuk Motor Harian?

Yamaha

Amankah Busi Racing Dipakai Untuk Motor Harian

Warungbiker.com – Brosis, tentunya banyak yang merekomendasikan penggunaan busi racing untuk meningkatkan performa sepeda motor. Ya, ini adalah salah satu cara saja sih, umumnya penggunaan busi racing jadi opsi setelah tunggangan mendapat ubahan pada system pengabutan bahan bakar maupun upgrade knalpot serta komponen lainnya.

Namun, tidak jarang ada juga yang menggunakan busi racing pada sepeda motor standar untuk harian, padahal peruntukan busi racing itu untuk motor yang dipakai dengan rpm dan kecepatan tinggi. Sederhananya busi racing memang di peruntukan untuk motor yang di pakai balapan.

Nah, pertanyaan adalah, kira-kira aman tidak ya busi racing digunakan untuk motor harian?

Mengutip dari laman suzuki.co.id ternyata penggunaan busi racing untuk motor standar itu punya dampak buruk loh.

Berikut beberapa dampak buruk jika brosis memaksa motor harian memakai busi racing:

  1. Busi racing sudah dilengkapi dengan spesifikasi resistor yang lebih. Akibatnya, jika digunakan dalam motor harian, mesin akan sulit dinyalakankarena perbedaan sistem kelistrikan.
  2. Busi racing khusus digunakan untuk kompresi tinggi. Jika digunakan dalam motor harian, efeknya akan menyebabkan gagal pembakarandan menimbulkan kerak.
  3. Dalam putaran tinggi, mesin motor akan terasa nyaman, tapi saat digunakan dalam putaran rendah, motor justru akan terasa brebet.
  4. Kinerja mesin akan terganggu, dan berpotensi menyebabkan kerusakan mesin, posisi pembakaran yang tidak terpusat.

Intinya, busi racing sebaiknya tidak digunakan untuk motor harian (kecuali busi racing yang diciptakan khusus untuk pemakaian harian), pasalnya dampaknya bisa panjang dan berpengaruh kepada performa mesin dan kenyamanan Anda selama berkendara.

Selain itu, penggunaan busi racing pada motor standar dapat memperpendek usia pemakian busi.

Pada dasarnya busi diciptakan dengan kemampuan membersihkan diri atau self-cleaner. Nah, busi racing dan busi standar memiliki angka self-cleaner (SC) yang berbeda, dengan acuan, busi racing hanya bekerja pada range temperatur tinggi, sementara busi standar sudah bisa bekerja sejak temperatur rendah.

Jika dipaksakan tetap bermain di putaran rendah, tentu self-cleaner dari busi racing ini tidak akan jalan, hingga akhirnya busi jadi berkerak, tenaga drop dan busi cepat mati.

Nah, itulah dampak buruk penggunaan busi racing pada sepeda motor standar harian. Semoga berguna (mt)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.